Kayu adalah bahan kontruksi yang banyak dipakai di dalam pembangunan rumah, gedung dan bangunan lainnya. Kayu banyak dipilih karena kayu mempunyai bentuk dan warna alami yang lembut dan artistikik sehingga enakuntuk dipandang. Sebagai bahan pelengkap bangunan, kayu banyak digunakan untuk komponen rangka atap, rangka plafon, pintu dan jendela. Kayu pun banyak dipakai dala pembuatan perabotan rumah tangga seperti meja dan kursi, rangka dipan, lemari, dan lain sebagainya.
pemakaian kayu sebagai bahan bangunan didasarkan pada tingkat keawetan dan kekuatanya. karena kayu merupakan bahan bagunan, maka dari pohonnya kayu dapat dibentuk berbagai macam ukuran yang berupa balok maupun papan.
Di pasaran, ukuran kayu pada umumnya sudah ditentukan antara lain:
-6x6cm, 7x7xcm, 8x12xm, 10x10, 12x12cm. Ukuran kayu ini disebut kayu balok, biasanya digunakan sebagai tiang pondasi bangunan.
-2x15cm, 2x20cm, 3x25cm, 3x30cm, 4x40cm. Ukuran kayu ini disebut kayu
papan, biasanya digunakan sebagai lantai rumah panggung atau dinding
rumah kayu.
-4x6cm ,4x8cm, 5x7cm, 5x10cm. Ukuran kayu ini disebut
kayu kaso atau usuk, biasaya digunakan sebagai pondasi kuda-kuda,
pondasi atap, gording.
-2x3cm, 3x4cm. Ukuran kayu ini disebut kayu reng, biasanya digunakan sebagai pondasi untuk memaku atau memasang atap seng.
Dari
seluruh ukuran kayu diatas, kayu biasanya dijual dalam ukuran panjang 3
meter hingga 4 meter. Jika dibutuhkan kayu yang lebih panjang dari kayu
yang dijual makan diperlukan sambung kayu.
Sambungan kayu
adalah dua batang kayu atau lebih yang saling disambungkan satu sama
lain sehingga menjadi satu batang kayu yang panjang.
Sambungan kayu terbagi menjadi 3 kategori berdasarkan letak kayu, yaitu:
- Sambungan kayu ke arah memanjang
- Sambungan kayu ke arah melebar
- Sambungan kayu ke arah menyudut
Sambungan Kayu ke Arah Memanjang
Sambungan kayu kea rah
memanjang merupakann sambungan yang dibuat untuk menambah panjang kayu.
Seperti yang sudah Vira jelaskan diatas bahwa kayu yang bereddar
dipasaran pada umumnya mempunyai panjang 3 meter hingga 4 meter sehingga
ketika diperlukan panjang kayu yang melebihi 4 meter maka diperlukan
sambungan kayu. Ada banyak sambungan kayu ke arah memanjang.
Sambungan bibir lurus dan sambungan bibir lurus berkait
Jenis sambungan BIBIR LURUS ini biasanya digunakan untuk
penyambungan kayu pada arah memanjang. ( biasanya digunakan untuk kayu
balok pada konstruksi bangunan ).
Sambungan kayu type Bibir Miring
Type sambungan BIBIR MIRING ini biasa digunakan pada balok kayu dengan arah memanjang.
Untuk detailnya silakah lihat gambat berikut.
Sambungan kayu menyudut
Sambungan kayu menyudut adalah sambungan kayu yang dibuat untuk
menghubungkan kayu dengan kemiringan 90 derajat atau derajat lainnya.
Pada umumnya, sambungan kayu menyudut ditemukan pada pondasi rumah
terutama rumah panggung atau rumah kayu. Selain itu juga, sambungan kayu menyudut juga ada pada mebel seperti meja, kursi, lemari, dan lain-lain. Ada banyak sambungan kayu menyudut.
Sambungan Purus dan Lobang
Sambunga purus dan lobang adalah sambungan yang paling banyak
digunakan untuk membangun rumah, membuat pintu atau kusen jendela, dan
lain-lain. Sambungan ini terkenal kuat dan mudah dibuat. Sambungan purus
dan lobang terdiri dari 2 kayu dimana 1 kayu memiliki lubang yang purus
atau pen dan 1 kayu dimana dibentuk seperti pen atau purus.
Untuk
memperkuat sambungan purus dan lobang, biasanya digunakan dowel kayu
atau kayu bulat yang dibentuk seperti paku. Terkadang juga digunakan
bantuk untuk memperkuat sambungan ini.
sumber :
https://voireproject.com/artikel/post/mengenal-jenis-jenis-sambungan-kayu-beserta-fungsinya
https://dikibloggerbaru.blogspot.com/2016/02/macam-macam-sambungan-kayu.html